Pages

Sunday, 21 November 2010

Jangan Jadikan Istri


Enam Golongan Perempuan, Jangan Dijadikan Isteri


1. Al -Anaanah
banyak keluh kesah. Yg selalu merasa tak cukup, apa yg diberi semua tak cukup. diberi rumah tak cukup, diberi motor tak cukup, diberi mobil tak cukup, dll. Tak redha dg pembelaan dan aturan yg diberi suami. Asyik ingin memenuhi kehendak nafsu dia saja, tanpa memperhatikan perasaan suami, tak hormat kepada suami apalagi berterima kasih pada suami. Bukannya hendak menolong suami, apa yg suami beri pun tak pernah puas. Ada saja yg tak cukup.

2. Al-Manaanah
suka mengungkit. Kalau suami melakukan hal yg dia tak berkenan maka diungkitlah segala hal tentang suaminya itu. sangat senang hendak membicarakan suami: tak ingat budi, tak bertanggungjawab, tak sayang dan macam-macam. Padahal suami sudah memberi perlindungan macam2 padanya.

3. Al -Hunaanah 
ingin pada suami yg lain atau berkenan kpd lelaki yg lain. sangat suka membanding-bandingkan suaminya dg suami/lelaki lain. Tak redha dg suami yg ada.

4. Al- Hudaaqah 
suka memaksa. Bila hendak sesuatu maka dipaksa suaminya melakukan. Pagi, petang malam asyik menekan dan memaksa suami. Adakalanya dg berbagai ancaman: ingin lari, ingin bunuh diri, ingin membuat malu suami, dll. Suami dibuat seperti budaknya, bukan sebagai pemimpinnya. Yg dipentingkan adalah kehendak dan kepentingan dia saja.

5. Al -Hulaaqah
sibuk bersolek atau tidur atau santai2 dll hingga lalai dg ibadah-ibadah asas, seperti solat berjemaah, wirid zikir, mengurus rumah-tangga, berkasih sayang dg anak2, dll.

6. As-Salaaqah
banyak berbicara, menggosip. Siang malam, pagi petang asik menggosip terus. Apa saja yg suami kerjakan selalu tidak benar dimatanya. Zaman sekarang ni bergosip bukan saja berbicara di depan suami, tapi dg telfon, SMS, internet, BBM dan macam2 cara yang lain . Yg jelas isteri tu asyik menyusahkan suami dg kata2nya yg menyakitkan.


Sumber: Kaskus, atas nama PirateHunter User ID: 559586, dan artikel ini awalnya dilihat dari akun facebook teman bernama M. Aqdi Kaufa A.K.A Marcell...maaf bila diambil tanpa seizin sumber pertamanya, karena menurut empu'a blog ini menarik lagi bermanfaat..
...menyoe peunasaran, silahkeun lanjutkan ^_^

Friday, 19 November 2010

Yang seharusnya kita ketahui Vs Gak Tau pun Boleh

Kebiasaan duduk di warung kopi telah menjadi kebiasaan "Aneuk muda Jameun nyoe". Berbagai macam hal dibahas di forum-forum kecil dan tidak resmi ini misalnya saja politik, seputaran kampus, olahraga, sepakbola, tentang filosofi hidup, bahkan hidup orang lain pun dibahas. Untuk yang terakhir ini, menurut pengalaman penulis tidak boleh tidak untuk dibahas. Urutan selanjutnya, olahraga atau sepakbola. Hampir setiap pekan menjadi pembahasan dan volume pembicaraan bertambah jika ditengah pekan dihelat Liga Champion. Tak bisa dipungkiri hal ini menjadi bahasan yang wajib bagi pria, apalagi akan ada piala dunia 2010. Penulis teringat pada beberapa momen ketika duduk-ngopi bareng teman-teman kampus baik yang seangkatan atau angkatan yang lebih tua, ketika asik membahas transfer pemain sepakbola dari satu klub ke klub yang lain dan sejarah sepakbola tempoe doeloe yang mereka sendiri belum lahir ke dunia ini. Celoteh salah satu abang leting…
“hai, keupeu mesoe that pemaen bola..Ronaldo keuh, messi keuh…nek-nek ronaldo pih katuri awak kah…”gerutunya…kemudian dilanjutkan dengan melempar pertanyaan..”boeh ka..jinoe achi hafai nan-nan nabi wajib mantong yang 25 droe???”…mendengar itu sebagian terdiam, sebagian lagi coba menyebutkan satu-satu, tapi tak sempurna sampai 25…..”nyan cok, na karasa” celotehnya lagi….
Potongan percakapan diatas sangat menyentil semua orang, terkhusus penulis sendiri dan umumnya aneuk-aneuk muda aceh yang notabenenya “yah, chiek, nek tu, nek thong”nya beragama islam. Nama Nabi, malaikat, dan sifat-sifat Allah yang wajib diketahui dan seharusnya tertanam dalam diri ureng Aceh hana meupat sapat sagai bak getanyoe.
Bergerak dari uraian diatas, supaya seimbang antara yang seharusnya kita ketahui terhadap “gak tau pun boleh”. Coba berbagi sedikit apa yang baru saja penulis tahu yaitu Nama anak-anak Nabi Muhammad SAW.

Adapun Nabi Muhammad SAW, dikaruniai oleh Allah SWT 7 (tujuh) orang anak yaitu 3 (tiga) orang putra dan 4 (empat) orang putri.
1. Qasim
merupakan anak yang pertama dan termasyhurlah Nabi Muhammad SAW. dengan panggilan Abu Qasim. Haram panggilan atau nama “Abu Qasim” bagi orang selain Rasulullah. Satu riwayat mengatakan Qasim meninggal setelah 2 tahun. Riwayat yang lain mengatakan 7 malam. Riwayat yang kuat mengatakan Qasim meninggal setelah 17 bulan.
2. Zainab
Zainab merupakan putri sulung Rasulullah dan serayeuk-rayeuk aneuk nabi Muhammad yang wafat pada tahun ke-8 Hijriah.
3. Ruqaiyah
Merupakan anak Nabi yang paling cantik dan dinikahkan oleh Rasulullah dengan Ustman bin Affan.
4. Fatimah
Dinamakan dengan Fatimah karena dilindungi saidatuna Fatimah dari api neraka pada hari kiamat dan juga dinamakan dengan “البتو ل من البتل” (gadis daripada gadis-gadis). Adapun Fatimah tidak menyibukkan diri terhadap dunia dan bahkan mengasingkan diri dari wanita-wanita pada zamannya. Fatimah merupakan anak yang paling disayangi dan disukai Nabi Muhammad SAW. Ini terlihat ketika setiap kali Nabi SAW melakukan perjalanan maka rumah Fatimah yang terakhir dikunjungi sebelum berangkat dan selesai dari perjalanan, rumah Fatimah yang paling awal Nabi SAW masuki. Rasulullah pernah bersabda: “Fatimah adalah darah dagingku, barang siapa berasal dari Fatimah, maka dia berasal dariku”. Oleh karena itu, dikenal pada masa sekarang “Sayed atau Habib” yang merupakan keturunan Nabi SAW yang berasal dari Fatimah yang dinikahkan dengan Ali bin Abi Thalib yang berlanjut kepada kedua cucu Rasulullah yaitu Hasan dan Husain.
5. Ummu Kalsum
Dinamakan dengan demikian “kuniyah” (nama panggilan), karena tidak ada riwayat yang menyebutkan Nama Ummu Kalsum. Ummu Kalsum meninggal pada tahun ke-7 Hijriah. Beberapa saat setelah wafat Ruqaiyah, Rasulullah menikahkan Ummu Kalsum dengan Ustman. Dalam masyarakat Aceh hal ini dikenal dengan “pulang balee” yang berarti bahwa seorang suami menikah dengan saudara perempuan istri, setelah istrinya meninggal dunia. Ustman bin Affan sendiri dijuluki dengan “Nur ‘aini” yang berarti dua buah cahaya.
6 Abdullah
Abdullah memiliki dua buah ”Laqab” (nama gelar) yaitu Tayyib dan Tahir. Bukan kedua laqab itu untuk dua orang sehingga anak Nabi SAW menjadi 8 orang, tetapi kedua-duanya diberikan untuk Abdullah.
Keenam anak Nabi SAW diurut berdasarkan urutan kelahirannya dan berasal dari satu ibu yaitu Khadijah. Nabi SAW tidak menikah dengan wanita lain hingga setalah wafatnya Khadijah. Kemudian anak Nabi SAW yang terakhir:
7. Ibrahim
Pada malam kelahiran Ibrahim Nabi bersabda: “pada malam ini lahir seorang anak laki-laki yang lon boh nan dengan nan ayah lon tuan yaitu Ibrahim”. Oleh karena itu, diambillah nama Ibrahim diketika kelahirannya dimana yang berarti mengambil nama Nabi Ibrahim . Ibrahim meninggal setelah tujuh hari dilahirkan dan riwayat lain menyebutkan 16 bulan 8 hari atau satu tahun 10 bulan 6 hari. Di hari wafatnya Ibrahim terjadilah gerhana matahari yang beranggapan orang-orang ketika itu bahwa gerhana terjadi karena wafatnya Ibrahim. Karena melihat perkembangan dalam masyarakat anggapan ini makin masyhur, maka Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah salah satu tanda dari tanda-tanda Allah SWT, bukan gerhana keduanya akibat kematian seseorang”. Ibrahim berasal dari ibu bernama Mariah al-Qubtiah.

Demikian secuil sejarah yang seharusnya kita ketahui. Setidaknya kita boleh sedikit tidak malu dengan tahu “gak tau pun boleh” dan harus banyak malu seandainya ditanyai orang: “hai achi sebut le nan-nan malaikat yang wajib ta turi?” atau “na tingat droe keuh mantong nan-nan sahabat Nabi??” bila gak bisa menjawabnya, Alhamdulillah klo bisa.
Penulispun mengakui lebih mengetahui nama-nama Artis Hollywood, Bollywood, Nasional karena sering nonton sinetron..Nah, Lho??...heheheehehehee..*maksudnya ibu-ibu yang sebenarnya masih gadis-gadis, kita bilang ibu2 napa?..karena bahasannya kayak ibu2 arisan..maaf klo ada yang tidak tersinggung, hehehehee lagi* apalagi nama-nama pemain bola..Beuk Tanyoeng, di lua ulee mandum…!!!!

(sebagian besar riwayat anak Nabi SAW diambil dari
“Kifaayatul Awaam” karangan Syeh Muhammad Al-Fudhali)
...menyoe peunasaran, silahkeun lanjutkan ^_^

Jari Manis

Alkisah...Ada sebuah cincin tangkai besi dengan batu berwarna hijau hendak dikenakan oleh ibu jari...Tetapi hal itu ditentang oleh empat jari yang lain..."Hai ibu jari kamu terasingkan dari kami, maka kamu tidak berhak mengenakan cincin itu" seru si jari telunjuk mewakili jari lainnya.
Maka jari telunjukpun mengambilnya dan memakainya..selang beberapa saat, jari tengah merasa dirinya lebih berhak.."wahai jari telunjuk, sungguh akulah yang lebih tinggi dari kalian semua..oleh karena itu tanggalkan segera cincin itu....berikan padaku!!!!"..jari tengah meminta dengan suara membentak.
Namun..tindakan jari tengah mendapat penolakan dari dua jari lainnya...Belum sempat si jari tengah mengenakannya, direbut oleh jari kelingking..."akulah yang lebih berhak atas cincin ini" sebut jari kelingking dengan mantap...Jari manis yang berdiri bersebelahan dengannya memberi nasehat.."jari kelingking yang baik, kau adalah jari yang paling kecil dibandingkan yang lain..berikan itu padaku" Jari Manis berkata dengan bijaksana...tanpa ada bantahan, jari kelingking memberikan cincin itu kepada Jari Manis...begitu pula dengan ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah yang hanya bisa terdiam. Dan Jari Manis pada akhirnya yang berhak memakai Cincin tersebut hingga sekarang.........

Note: Sebelum Membaca Lihatlah Tangan Anda, Kemudian Bentangkan Jari-jari Anda. Lalu, silahkan membaca....seraya dibaca hayatilah!!
...menyoe peunasaran, silahkeun lanjutkan ^_^